Sunday, March 30, 2008

International Organisation for Standarization (ISO)

International Organisation for Standarization (ISO) didirikan dengan maksud untuk memajukan pengembangan standard-standar di dunia. Keanggotaan ISO terdiri atas organisasi-organisasi standard nasional yang mendekati 100 negara. Pencapaian ISO dalam bidang telekomunikasi adalah dikembangkannya 7 lapisan Open System Interconnection (OSI) Reference Model. Penjelasan mengenai Open System Interconnection (OSI) akan dibahas kemudian secara terpisah.

International Telecommunication Union (ITU)

Organisasi ini merupakan perwakilan khusus PBB yang bermarkas di Geneva Swiss. ITU sendiri bertugas untuk mengembangkan standard komunikasi data, dalam bentuk recommendation. Dalam komunikasi data, recommendation yang dikeluarkan ITU diklasifikasi sebagai :

  • Series I : rekomnedasi untuk transmisi ISDN
  • Series Q : rekomendasi sistem signaling dan switching ISDN
  • Series V : rekomendasi yang mencakup fasilitas dan sistem transmisi melalui PSTN dan sirkuit telepon sewa, DTE-DCE interface dan operasi modem
  • Series X : rekomendasi untuk jaringan komunikasi data

Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE)

Merupakan kumpulan insinyur di Amerika Serikat yang sangat aktif dalam mengembangkan standard-standard komunikasi data. IEEE merupakan pelopor untuk mengembangkan standard LAN, diantaranya :

Data Communication Images

Electronics Industries Associations (EIA)

Organisasi ini beranggotakan pabrik-pabrik elektronika di USA. Pada bidang telekomunikasi, EIA mendirikan Technical Committee TR-30 (1962) untuk pengembangan standard-standard interface perangkat tambahan dari Data Terminal Equipment (DTE) seperti port komputer dan Data Communications Equipment (DCE), seperti modem. Kegiatan Standard komite TE-30, meliputi pengembangan standard interface R-232 sebagai interface fisik antara DTE dengan DCE.

Friday, March 21, 2008

American National Standard Institute (ANSI)

Organisasi standard yang dibentuk di Amerika Serikat, non-profit, non-pemerintah dan merepresentasikan Amerika Serikat di International for Standard Organisation (ISO). ANSI membentuk standard komite X3 (1960) untuk meneliti standard yang berhubungan dengan industri komputer. ANSI S3X3 Data Communications Technical Committee Task Force, dibentuk dengan tanggung jawab seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

Telecommunication Image

Telecommunication Image

Standard Dan Organisasi

Pembakuan (standarisasi) komunikasi data dimaksudkan untuk saling menghubungkan sistem komputer yang memiliki merk dan ciri yang khas. Usaha ini melibatkan berbagai organisasi baik nasional maupun internasional agar hasilnya dapat diterima oleh semua pihak yang berkepentingan dan saling menguntungkan. Seluruh organisasi standar merupakan entitas yang independent, tetapi pada level pelaksanaan, koordinasi dan kerjasama diantara organisasi standard sangat tinggi, sehingga sangat memungkinkan satu organisasi standard mengadopsi standard yang dikeluarkan oleh organisasi standard lainnya.

Mereka-mereka yang termasuk kategori organisasi standar nasional meliputi :

Sedangkan yang masuk kategori organisasi standar internasional adalah :

Masing-masing standar organisasi, baik nasional maupun internasional akan dijelaskan satu persatu kemudian.

Pendahuluan Riset Operasional

Setiap organisasi/perusahaan menginginkan pemasukan maksimum atau pengeluaran minimum dengan keterbatasan yang dimiliki. Seorang manajer dalam proses pengambilan keputusan memanfaatkan data tersedia untuk menyelesaikan masalah dengan tujuan yang dibatasi oleh keterbatasan. Akan tetapi, kadang - kadang data yang diperoleh sering kurang dimanfaatkan dalam proses pengambilan keputusan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu cara penyelesaiannya adalah dengan menggunakan Operation Research atau lebih dikenal dengan istilah Riset Operasional. Artinya, penerapan metode-metode teknik dan alat terhadap masalah yang menyangkut operasi dari sistem-sistem sedemikian rupa sehingga memberikan penyelesaian yang optimal.

Berikut ini merupakan urutan langkah - langkah dalam Riset Operasional :

  1. Merumuskan masalah, meliputi variabel keputusan, tujuan dan kendala (batasan).
  2. Penyusunan model, digunakan untuk mengekspresikan variabel keputusan, tujuan, dan batasan dalam bentuk persamaan matematik. Model itu sendiri dapat dibedakan menjadi dua, yaitu model deterministik dan model stokastik. Sedangkan langkah - langkah penyusunan model adalah sebagai berikut :
    1. Melinearkan hubungan yang tak linear
    2. Mengurangi banyak variabel atau kendala
    3. Merupakan sifat variabel (diskret, kontinyu)
    4. Mengganti tujuan menjadi tujuan tunggal
    5. Mengeluarkan unsur dinamik (membuat model statik)
  3. Mencari penyelesaian masalah
  4. Validasi model untuk membuktikan hasil dengan cara menggunakan data lama dibandingkan dengan hasil yang diperoleh.
  5. Penerapan hasil

Thursday, March 13, 2008

Model Sistem Komunikasi

Tujuan utama sebuah sistem komunikasi adalah untuk mentransfer informasi dari satu titik, dalam suatu waktu dan tempat, yang disebut juga Sumber Informasi (Source) ke suatu titik lain yaitu titik Tujuan (Destination). Gambar di bawah ini memperlihatkan elemen - elemen sebuah sistem komunikasi :

Telecommunication Image

Ada tiga bagian penting pada setiap sistem komunikasi, yaitu pemancar, penerima, dan kanal komunikasi. Pemancar melakukan suatu proses supaya sinyal yang ditransmisikan sesuai dengan karakteristik kanal komunikasi yang digunakan untuk mendapatkan transmisi yang efisien. Atau dengan kata lain pemancar mempunyai fungsi untuk menyiapkan sinyal informasi yang akan dikirim sedemikian rupa sehingga bisa mengatasi hambatan yang diberikan oleh kanal. Proses yang dilakukan dalam pemancar antara lain modulasi dan coding.

Kanal transmisi adalah media elektrik yang menjembatani jarak antara sumber dan tujuan komunikasi. Media ini bisa berupa kawat tembaga, kabel koaksial, udara (radio), serat optik atau media lainnya. Setiap kanal memberikan rugi-rugi transmisi atau redaman, sehingga daya sinyal berkurang dengan peningkatan jarak.

Sedangkan penerima berfungsi untuk melakukan proses pada sinyal keluaran dari kanal untuk memperoleh kembali sinyal pesan/informasi. Karena adanya pengaruh noise, distorsi dan interferensi, sinyal yang diperoleh kembali tidak persis sama dengan aslinya. Operasi yang dilakukan pada penerima antara lain penguatan, demodulasi dan decoding untuk membalikkan proses yang dilakukan pada pemancar dengan kesalahan sekecil mungkin. Filtering juga salah satu fungsi penting yang dilakukan oleh penerima.

Untuk informasi yang berupa besaran bukan listrik diubah menjadi besaran listrik dengan menggunakan transducer. Proses ini terjadi pada bagian pemancar. Sedangkan pada bagian penerima terjadi proses sebaliknya, dimana besaran non-listrik diubah menjadi besaran listrik. Transducer yang dipergunakan antara lain microphone, speaker, kamera, atau tabung CRT.

Beberapa istilah komunikasi adalah :

  • Informasi adalah entitas yang disampaikan dan memiliki makna/arti.
  • Pesan (Message) adalah bentuk fisik dari informasi.
  • Komunikasi adalah proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima.
  • Telekomunikasi adalah komunikasi jarak jauh dimana harus dipergunakan alat-alat bantu.
  • Sistem Komunikasi adalah perpaduan prosedur dan peralatan dalam proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima.

Wednesday, March 12, 2008

Persamaan Diferensial

Persamaan diferensial adalah suatu persamaan yang meliputi turunan fungsi dari satu atau lebih variabel terikat terhadap satu atau lebih variabel bebas. Persamaan diferensial terdiri dari :

  • Persamaan Diferensial Biasa : jika turunan fungsi bergantung pada satu variabel bebas.
  • Persamaan Diferensial Parsiil : jika turunan fungsi bergantung pada lebih dari satu variabel bebas.

Hubungan antara variabel bebas x, variabel tak bebas y, dan satu atau lebih koefisien diferensial y terhadap x adalah :

Telecommunication Image

Beberapa aturan standar turunan ditunjukkan oleh tabel di bawah ini :

Telecommunication Image

Untuk perkalian dan pembagian pada turunan memiliki bentuk sebagai berikut :

  1. Hasil kali
  2. Jika Telecommunication Image, maka : Telecommunication Image

  3. Hasil bagi
  4. Sedangkan jika Telecommunication Image, maka : Telecommunication Image

Sedangkan jika F merupakan sebuah fungsi x, maka untuk menyelesaikan turunan dari fungsi F tersebut dapat digunakan aturan rantai, sebagaimana terlihat dalam tabel di bawah ini :

Telecommunication Image

Sedangkan orde suatu persamaan differensial ditentukan oleh turunan tertinggi yang terdapat dalam persamaan tersebut. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini :

  • Telecommunication Images, adalah persamaan differensial orde pertama.
  • Telecommunication Images, adalah persamaan differensial orde kedua.
  • Telecommunication Images, adalah persamaan differensial orde ketiga.

Contoh :
Tentukan Telecommunication Image dalam fungsi berikut :

  1. y = x2tan x
  2. y = (sin 3x)/(x+1)
  3. y = (4x + 3)6

Penyelesaian :

  1. y = x2tan x
    Telecommunication Image = x2sec2 x + 2xtan x
    Jadi Telecommunication Image = x(sec2 x + 2tan x)
  2. y = (sin 3x)/(x+1)
    Telecommunication Image = Telecommunication Images
  3. y = (4x + 3)6
    Telecommunication Image = 24(4x + 3)5